CCTVtransaksi di ATM BCA Tamini Square dibuka di PN Jakpus. Ini sebagai bukti gugatan Kemala Atmojo kepada pihak bank atas tudingan gagal transaksi tetapi tetap dipotong saldo. Sepeletapi jangan pernah mengabaikan hal tersebut. Setelah masuk ke ruang ATM, sebaiknya cek setiap sudut ruang terdapat CCTV atau tidak, tujuannya demi keamanan dan kenyamanan. 3. Cek Mesin ATM. Jangan terburu-buru untuk melakukan transaksi di ATM. Walau di lokasi mesin ATM ramai, namun belum tentu aman pada mesin ATMnya. MengurusKartu ATM BCA yang Tertelan Ternyata Gampang. Di Ujung Langit September 4, 2019. 0 44,464 3 minutes read. Selain Jenius, kamu bisa membuka rekening secara online dari aplikasi di Bank Jago. Caranya pun mudah, tinggal download aplikasi Bank Jago di Google Play atau App Store. Nah, kalau kamu daftar sekarang lewat link di bawah ini Berikutlangkah-langkah registrasi Internet Banking Klik BCA melalui ATM: Masukkan kartu ATM BCA dan PIN. Di halaman utama pilih " Daftar Autodebet ". Selanjutnya pilih " Internet Banking ". Masukkan 6 digit PIN lalu masukkan lagi untuk konfirmasi. Jika registrasi berhasil maka akan keluar struk atau print out berisi User ID, simpan Berikutcara melihat nomor rekening BCA melalui ATM: Kunjungi ATM BCA terdekat dengan lokasi anda. Masukan kartu ke mesin ATM. Ketik PIN ATM 6 digit milik anda. Pilih menu Mutasi Rekening. Tunggu sampai nomor rekening akan muncul. Setelah data mutasi rekening keluar, maka segera catat atau foto nomor rekening tersebut. bAZ4AA. Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 101339 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d82478e2b0f0ead • Your IP • Performance & security by Cloudflare Pada postingan sebelumnya saya menceritakan sebuah tragedi tsaelaaah kehilangan dompet di ruang ATM. Dan diakhir postingan saya mengatakan akan memposting secara detail cara-cara mengurus semuanya. Nah, yang pertama akan saya bahas adalah Cara Mengakses CCTV ATM, khususnya di ATM BCA. Mungkin prosedurnya akan berbeda dengan CCTV ATM bank lainnya. Tapi kurang lebih postingan ini bisa dijadikan acuan dalam bertindak, terutama pada saat kehilangan barang di ATM dan kepanikan terjadi. Okelah…kita mulai ya… Oiya, sebelum mulai, perlu diketahui, postingan ini berdasarkan atas pengalaman pribadi, jadi kebenarannya bisa dipertanggung jawabkan. Namun, apabila terjadi perbedaan dengan kenyataan saat ini, mohon maaf, kemungkinan besar terjadi perubahan aturan di perusahaan terkait. Pertama yang harus dilakukan adalah bertanya kepada satpam yang berjaga apabila ada. Kebetulan saat kejadian, di ATM BCA tempat tragedi terjadi ada 2 satpam bank BNI dan BCA yang standby. Karena memang tempatnya seperti ATM Center, tapi bukan di mall, lokasinya di dekat pasar. Di sana terdapat 4 bank berbeda, yaitu BNI, BCA, Mandiri, dan BRI. Khusus untuk BNI memang terdapat kantor bank-nya di sana, Untuk bank lainnya, hanya berupa ATM saja. ATM BCA yang paling banyak, mungkin 10 unit ATM lebih, saya belum pernah menghitungnya. Dan itu di dalam ruangan yang cukup besar. Mungkin karena banyak ATM-nya makanya ditugaskan seorang satpam untuk berjaga. Setelah bertanya kepada satpam ATM BCA, beliau mengarahkan untuk menelepon Halo BCA. Langsung saya telepon, dan berbicara dengan Customer Service. Ceritakan kejadiannya, termasuk waktu dan lokasinya sedetail mungkin, dan katakan mau mengakses CCTV untuk melihat kejadian di sekitar ATM. Namun karena pulsa HP sedang tidak banyak mungkin sekitar 10rb atau 20rb saat itu, dan tidak sempat mengisi pulsa saat itu, sambungan dengan Halo BCA pun terputus. Namun, Alhamdulillah maksud saya sudah tersampaikan. Oiya, jangan lupa catat Nomor/Kode ATM di mana kita kehilangan barang. Untuk ATM BCA, Nomor/Kode ATM terletak di sebelah kanan, di bawah tempat memasukkan kartu lihat gambar di bawah. Atau tanya satpam saja apabila bingung. Apabila tidak ada satpam, mungkin bisa minta arahan Customer Service. Untuk ATM BCA Nomor/Kode ATM terdapat tulisan WSID di depan Nomor/Kode-nya. Kurang tau juga singkatan dari apa. Nomor/Kode tersebut akan ditanyakan oleh CS untuk diteruskan dan diproses selanjutnya. Karena perlu diketahui, yang mengelola CCTV adalah pihak ketiga. Jadi ternyata pihak bank tidak mengelola langsung CCTV di semua ATM. Nah, dalam hal ini, mengakses CCTV bersifat “pengajuan”. Jadi, bisa saja ditolak, dan berarti kita tidak bisa melihat rekamannya. Kemungkinan pengajuan kita diterima kalau yang kita ceritakan ke CS sesuai dengan fakta yang terekam di CCTV. Karena tidak sembarang orang boleh mengaksesnya. Setelah sambungan terputus tadi, saya sebenarnya tidak yakin akan diproses follow up oleh CS. Tapi Alhamdulillah, di hari berikutnya ada telepon masuk dari Halo BCA, mengkonfirmasi mengenai pengajuan akses CCTV di hari sebelumnya. Saya ceritakan kembali secara singkat kejadiannya, dan memastiakn lagi Nomor/Kode ATM-nya apakah sesuai atau tidak. Lalu kita disuruh menunggu telepon dari CS, apabila pengajuan kita disetujui tanpa memberitahu jangka waktunya agak harap-harap cemas sih haha. Sekitar 14 hari 2 minggu dari saya menelepon Halo BCA, akhirnya ada telepon masuk dari Halo BCA, yang memberitahukan bahwa pengajuan saya diterima, dan diundang untuk datang ke gedung BCA Slipi dekat flyover untuk melihat rekaman CCTV ATM, pada hari tertentu yang sudah ditentukan oleh mereka. Singkat cerita, sesampainya di gedung BCA Slipi, sudah terdapat beberapa antrian. Tidak terlalu ramai sih, apabila dibandingkan dengan antrian teller BCA. Namun, waktu tunggunya lumayan lama, mungkin 15 menit lebih saya menunggu. Setelah dipanggil, diarahkan untuk masuk ke dalam ruangan khusus. Di ruangan tersebut terdapat sebuah layar yang cukup besar, sofa, meja, dan ada 2 orang yang bertugas. Pintu ruangan pun ditutup sepertinya CCTV memang sangat rahasia sifatnya. Saya pun dipertontonkan rekaman CCTV-nya, namun sangat singkat. Karena hanya rekaman saat kejadian berlangsung, dan itu juga hanya dari satu kamera yang ada di atas ATM. Petugasnya menanyakan apakah cukup atau mau diputar lagi untuk menonton kembali. Saya pun meng-iyakan untuk menonton kembali. Setelah selesai, saya menanyakan apakah bisa di-save rekamannya. Ternyata tidak boleh, entah apa alasannya. Mungkin sudah aturannya seperti itu. Jadi, hanya boleh membawa pulang hasil cetak/print foto 4 lembar HVS ukuran A4. Padahal sangat berharap bisa save rekamannya, sudah bawa flashdisk juga. Agak kecewa sih. Tapi yaa mau gimana lagi. Oke cukup sekian postingan kali ini. Semoga cerita pengalaman saya ini bisa jadi bermanfaat buat banyak orang. Mungkin dari pembaca ada pengalaman di ATM Bank lain bisa share di kolom komentar.

prosedur melihat cctv atm bca